SAFARI ROSARIO DAN ANJANGSANA KE WILKER

28/06/2010

Bulan Mei dan Oktober selalu terasa istimewa. Bulan-bulan ini merupakan bulan adorasi dan penghormatan pada bunda teladan kita Bunda Maria, dan biasanya selain diisi dengan doa rosario juga banyak diadakan ziarah ke gua maria.

Pada bulan Mei lalu,  Ranting Ungaran melakukan Safari Rosario ke Wilayah Kerja (Wilker) yang ada di Ranting Ungaran. Meski tidak semua  Wilker dapat dikunjungi karena keterbatasan pengurus dan ada beberapa Wilker yang mengadakan pertemuan pada waktu yang bersamaan, namun kiranya tidak mengurangi kegembiraan dan kebersamaan yang tercipta. Pada kesempatan yang baik ini, selain dapat berdoa rosario bersama seluruh anggota Wilker, pengurus Ranting juga dapat melihat secara langsung suasana pertemuan. Kerinduan untuk berjumpa, untuk dikunjungi dan mengunjungi pun lepas sudah.

Foto-foto sebagian Wilker dapat dilihat pada album foto  di sini. (Wkriungaran on FB)

 


46th WANITA KATOLIK RI RANTING UNGARAN

13/10/2009

Peringatan HUT Wanita Katolik RI Ranting Ungaran ke-46 diawali dengan kunjungan kepada tokoh pendiri/perintis, senior dan mantan ketua Ranting (pada masanya : Cabang) Ungaran. Para Pengurus Ranting mengunjungi Ibu Hien Darsono, Ibu Basuki, Ibu A. Fransiska Sri Muryani (Ibu Ani), Ibu MS. Henny Sadewa, Ibu Imma Sugeng Lestari, Ibu N. Putu Yossiadi, Ibu Hesty Suhendro, Ibu Suwardi dan Ibu Corry Frederick. Kunjungan dilakukan dalam 4 hari (sore).

Bertepatan dengan hari-H, yaitu tgl 27 September 2009, para Tamu Undangan Ranting Ungaran mengikuti misa kudus bersama umat Paroki Ungaran, dengan ujub Syukur atas HUT ke-46 Wanita Katolik RI Ranting Ungaran. Misa yang dipimpin oleh Rm. P. Supriya, Pr berlangsung dengan hidmat. Dalam homilinya, Romo mengingatkan agar kita tidak bersikap seperti ‘kepiting’. Kepiting2 yang ada di baskom/ember biasanya akan menarik kepiting lain yang ingin keluar dari baskom, sehingga tidak ada yang bisa keluar dan akhirnya semua kepiting akan tetap berada di tempat yang sama. ‘Sifat kepiting’ maksudnya tidak senang dengan kemajuan orang lain, ingin keseragaman dan anti perubahan.

Usai misa, acara dilanjutkan dengan peringatan ulangtahun di ruang pertemuan. Setelah beberapa sambutan dan kudapan jajan pasar, acara yang dihadiri oleh a.l. Romo Penasehat Rohani Rm. St. Suhartana, Pr dan Bpk. Th. Sudikir dari Dewan Paroki Ungaran, Ketua Wanita Katolik RI Cabang Kab. Semarang beserta Ketua Ranting se-Kab. Semarang, Para Tokoh/Pendiri/Perintis & Mantan Ketua Ranting Ungaran, Pengurus Ranting Ungaran dan Wakil dari Komisariat Lingkungan ini menjadi semakin semarak karena adanya Talkshow yang dipandu oleh Ibu Sri Wahyuni Totok. Gaya dan semangat pemandu acara yang menarik membuat para ibu tak malu-malu bertepuk, bernyanyi bahkan menari gembira. Di sela acara, ditayangkan hasil wawancara dengan salah satu mantan Ketua Ranting Ungaran Ibu Natalia Putu Yossiadi, yang terpaksa tidak dapat hadir karena kesehatan beliau. Dalam acara bincang-bincang tersebut, ibu-ibu senior dengan bersemangat membagi pengalaman dan suka-duka menjadi pengurus pada masanya, sementara ibu-ibu yunior diharapkan dapat memetik dan menimba kebaikan dari pengalaman2 tersebut. Kiranya ini sesuai sekali dengan tema HUT kali ini : “Menghidupi Keberadaan Wanita Katolik RI Dengan Inspirasi dari Semangat dan Perjuangan Para Perintis dan Senior”. Dirgahayu Wanita Katolik RI Ranting Ungaran!

Senior, Mantan Ketua n Ketua 2009. Ki-ka : Ibu Wied Yosef, Ibu Hesty Suhendro, Ibu Imma Sugeng Lestari, Ibu Hien Darsono, Ibu Corry Frederick, Ibu Henny Sadewa, Ibu Suwardi, Ibu Ani, Ibu Sugiyono dan Ibu Ari Siswanto.

Senior, Mantan Ketua n Ketua 2009. Ki-ka : Ibu Wied Yosef, Ibu Hesty Suhendro, Ibu Imma Sugeng Lestari, Ibu Hien Darsono, Ibu Corry Frederick, Ibu Henny Sadewa, Ibu Suwardi, Ibu Ani, Ibu Sugiyono dan Ibu Ari Siswanto.

Ibu Natalia Putu Yossiadi, Ketua Ranting Ungaran Periode 1997-2000 dan 2000-2003. Tidak hadir dalam Talkshow HUT karena kondisi kesehatan. Kirim salam hangat untuk seluruh anggota Ranting Ungaran. We missed you, Bu Yossi ....

Ibu Natalia Putu Yossiadi, Ketua Ranting Ungaran Periode 1997-2000 dan 2000-2003. Tidak hadir dalam Talkshow HUT karena kondisi kesehatan. Kirim salam hangat untuk seluruh anggota Ranting Ungaran. We missed you, Bu Yossi ....

Pendiri/Perintis : Ibu Ani - Ibu Corry - Ibu Hien bersama Rm Priya, Pr

Pendiri/Perintis : Ibu Ani - Ibu Corry - Ibu Hien bersama Rm Priya, Pr

Di antara tamu undangan, hadir Penasehat Rohani Ranting Ungaran Rm. St. Suhartana, Pr dan Bpk. Th. Sudikir dari Dewan Paroki Ungaran

Di antara tamu undangan, hadir Penasehat Rohani Ranting Ungaran Rm. St. Suhartana, Pr dan Bpk. Th. Sudikir dari Dewan Paroki Ungaran

WKRI Ungaran dari masa ke masa. Kenangan dibuang sayang ...

WKRI Ungaran dari masa ke masa. Kenangan dibuang sayang ...

TUMPENG UNTUK BU CORRY FREDERICK

TUMPENG UNTUK BU CORRY FREDERICK

Ibu M. Sri Wahyuni Totok S, sang pemandu talkshow. Usai acara langsung dapat job mc ulangtahun. Laris maniiiiis .....

Ibu M. Sri Wahyuni Totok S, sang pemandu talkshow. Usai acara langsung dapat job mc ulangtahun. Laris maniiiiis .....

Ibu Niniek Pudji Asmono dan Bp. Pudji Asmono. Pemilik ide brilliant dan sutradara Talkshow HUT yang luar biasa ini, tentunya didukung kerja keras semua pengurus Ranting. Semoga tidak kapok, tahun depan bikin apalagi gitu ....

Ibu Niniek Pudji Asmono dan Bp. Pudji Asmono. Pemilik ide brilliant dan sutradara Talkshow HUT yang luar biasa ini, tentunya didukung kerja keras semua pengurus Ranting. Semoga tidak kapok, tahun depan bikin apalagi gitu ....


PASAR MURAH WKRI

07/09/2009

Wanita Katolik RI Ranting Ungaran ikut membuka stan di “Pasar Murah WKRI” yang diselenggarakan oleh Wanita Katolik RI Ranting Banyumanik. Pasar murah dalam rangka berpartisipasi menyambut lebaran ini diadakan tanggal 05-06 September 2009, mengambil tema WKRI Bergandengan Tangan, Lebaranmu Lebaranku, di mana WKRI Ranting Banyumanik menjual sembako dengan harga sangat murah. Stan-stan pun disewakan untuk anggota maupun umum. Ranting Ungaran pun ikut memeriahkan dengan membuka stan dan mengusung Weka Corner ke Banyumanik, mempromosikan produk andalan Ungaran : sayur organik, sirup jahe, aneka kripik (tempe/tahu/keladi/gembus, dll), teh/kopi, madu, tahu serasi. Tersedia pula lauk untuk berbuka puasa : orak-arik peda, bandeng bumbu bali/acar, ayam bakar dan gado-gado 74. Juga menjual aneka mangkuk/piring/tea-set/dinner-set dan toples dengan harga terjangkau.  Bagi Ranting Ungaran ini merupakan media belajar, siapa tahu nanti bisa bikin juga di Ungaran …..

Parangtritis Tanjung kimpul ..... Dagangan habis duit ngumpul!

Parangtritis Tanjung kimpul ..... Dagangan habis duit ngumpul!

Silahkan diborong sayurannya ibu-ibu, tanpa pestisida ... segar, bikin sehat dan murah meriah!

Silahkan diborong sayurannya ibu-ibu, tanpa pestisida ... segar, bikin sehat dan murah meriah!

Yang belanja di atas Rp.50.000 di Weka Corner dapat bonus foto gratis hehehe ....

Yang belanja di atas Rp.50.000 di Weka Corner dapat bonus foto gratis hehehe ....

Pakne, ini apa to? Katanya pengharum ruangan .... tapi kok kayak pete yooo? Coba, Pak .... tak teliti dulu.

Pakne, ini apa to? Katanya pengharum ruangan .... tapi kok kayak pete yooo? Coba, Pak .... tak teliti dulu.

Anaknya ikut berjualan, bu?

Anaknya ikut berjualan, bu?


REKOLEKSI SEHARI DI LEMBAH KEMENANGAN

31/08/2009

Pada tanggal 30 Agustus 2009 Wanita Katolik RI Dewan Pengurus Ranting Ungaran mengadakan rekoleksi bagi umat katolik di Paroki Ungaran. Lokasi yang dipilih adalah Lembah Kemenangan, Siwarak – desa Lerep, Ungaran. Rekoleksi mengambil tema “Keluarga adalah basis hidup iman dan tempat tumbuh kembang generasi muda kristiani”. Tema ini sengaja dipilih dikaitkan dengan tahun 2009 yang merupakan tahun kaum muda. Rekoleksi yang dihadiri  142  orang ini (sebagian besar kaum ibu, sebagian kecil para bapak & remaja) dipandu oleh 2 nara sumber, yaitu Bapak Antonius Andi Wasianto dari Penyuluhan Agama Katolik DepAg Kab. Ungaran dan Romo Santosa, MSF.

Materi dan cara nara sumber membawakannya yang sangat menarik, ditambah suasana tempat yang sepi, alam yang indah dan asri, sangat mendukung suasana doa dan rekoleksi kali ini. Meski cukup padat, 3 sesi disela rehat dan makan siang dan ditutup dengan Misa, peserta tidak merasa lelah, sebaliknya merasa ada sukacita dan mendapat sesuatu yang amat berarti, ada rasa peduli dan saling berbagi cinta kasih dengan sesama.

Dari hasil angket yang disediakan panitia, semua peserta merasakan manfaat rekoleksi ini dan puas dengan sesi-sesi yang diagendakan. Sebagian besar meminta untuk di adakan lagi dengan tema yang berbeda, kalau perlu menginap. Terasa sekali adanya kerinduan, kehausan akan pengetahuan dan wawasan yang kiranya berguna bagi diri sendiri, pasangan hidup, anak-anak, keluarga, masyarakat dan Gereja.  Waduuuuh, bapak-bapak/ibu-ibu ini!  Sabar yaaaa, lain kali kita bikin yang lebih oke lagi!

Lokasi rekoleksi yang sejuk dan asri

Lokasi rekoleksi yang sejuk dan asri

Bpk. Antonius Andi Wasianto, salah satu nara sumber.

Bpk. Antonius Andi Wasianto, salah satu nara sumber.

Romo Santosa, MSF

Romo Santosa, MSF

Kaum muda adalah tanggung jawab orang tua ....

Kaum muda adalah tanggung jawab orang tua ....

Sebagian peserta rekoleksi

Sebagian peserta rekoleksi

Ini sebagian lagi. Kok banyak ibu-ibunya ya ... bukan karena penyelenggaranya para ibu kan?

Ini sebagian lagi. Kok banyak ibu-ibunya ya ... bukan karena penyelenggaranya para ibu kan?

Horeeee .... dapat doorprize buku. Pak Untung Supangkat, terpujilah engkau di antara wanita

Horeeee .... dapat doorprize buku. Pak Untung Supangkat, terpujilah engkau di antara wanita

Romo Santosa, MSF bersama sebagian penyelenggara rekoleksi

Romo Santosa, MSF bersama sebagian penyelenggara rekoleksi

Sukses rekoleksi tak lepas dari peran ISPI (Ikatan Suami Pendukung Isteri). Ki-ka : Pak Sukamdi, Pak Totok, Pak Pudji Asmono -Ketua-, Pak Budi Rahayu dan Pak Yosef Kris Gitomartojo. Anggota lainnya pada ngumpet di mana ya?

Sukses rekoleksi tak lepas dari peran ISPI (Ikatan Suami Pendukung Isteri). Ki-ka : Pak Sukamdi, Pak Totok, Pak Pudji Asmono -Ketua-, Pak Budi Rahayu dan Pak Yosef Kris Gitomartojo. Anggota lainnya pada ngumpet di mana ya?

Dilaporkan oleh : Subbid Kerohanian


Ketika Sang Merah Putih berkibar …

22/08/2009

Saat menerima undangan untuk mengikuti Upacara Bendera 17 Agustus 2009 mewakili Wanita Katolik RI Ranting Ungaran, dan bergabung dengan GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Kab. Semarang, aku sudah hampir menolak. Terus terang, takut kepanasan dan kulit jadi gosong (meski sudah gosong dari sananya!). Akhirnya aku berangkat juga bersama 5 orang ibu dari Cabang Kab. Semarang dan Ranting Ungaran, berbaris bersama Kelompok Ibu-ibu PKK dan GOW. Di sebelah kiri barisan kami ada Ibu-ibu Darma Wanita disambung barisan Ibu-ibu Bayangkari, sedangkan di sebelah kanan kami berbaris para wakil dari beberapa Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta dan para pelajar SLTP/SLTA.

Suasana berbeda mulai terbangun saat upacara di Stadion Wujil Ungaran ini dimulai. Hati tiba-tiba tergetar saat pasukan pengibar bendera berbaris rapi dan mempersiapkan Bendera Merah Putih untuk dikibarkan. Terdengar aba-aba penghormatan. Dan saat lagu kebangsaan Indonesia Raya mulai berkumandang mengiringi naiknya Sang Merah Putih, aku disergap rasa haru yang teramat sangat!

Indonesia Tanah airku, tanah tumpah darahku. Di sanalah aku berdiri jadi pandu Ibuku …..

Air mata tiba-tiba mengalir membasahi pipiku, sementara mataku mengikuti Sang Merah Putih berkibar dengan gagah ke angkasa. Sudahkah Indonesia benar-benar merdeka? 64 tahun sudah berlalu, tetapi kini hidup semakin menyesakkan dada. Sandang pangan semakin hari semakin susah dijangkau rakyat kecil. Masih banyak orang yang tidak memiliki tempat tinggal yang layak! Negara yang kaya raya dengan hasil alam melimpah, namun sebagian besar rakyatnya hidup miskin!

Indonesia kebangsaanku, bangsa dan tanah airku. Marilah kita berseru, Indonesia bersatu!

Sudahkah rakyat Indonesia bersatu? Sudahkan bangsa Indonesia benar-benar merdeka? Kita dilecehkan oleh negara tetangga, warga kita diejek, dipermalukan, disiksa, hasil seni-budayanya dirampok …. Kenapa bangsa kita masih menderita? Lihatlah, Sang Merah Putih berkibar-kibar dengan gagah, tetapi kita sendiri belum bisa berdiri gagah dan bangga dengan negara kita!

Hiduplah tanahku, hiduplah negriku, bangsaku, rakyatku, semuanya ….  Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya!

Tak terasa air mata terus menggenang di mataku. Kemerdekaan yang direbut dengan susah payah oleh Pejuang kita, masihkah ada artinya…. Besarnya pengorbanan, keikhlasan dan  perjuangan mereka yang dengan rela telah mengorbankan nyawa untuk meraih sebuah kemerdekaan,  kenyataannya tidak semua mereka dapat menikmatinya. Dulu para pahlawan berjuang tanpa mengharap imbalan apapun demi meraih kemerdekaan, merebut kembali harga diri sebuah bangsa. Kini, segelintir warga negara hidup dengan bergelimang harta, sementara banyak saudara-saudara kita masih berjuang mengais rejeki, berjuang mencari sesuap nasi, berjuang untuk bisa bersekolah. Di mana keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia?

Semakin tak bisa aku membendung air mata. Ini sebuah penghayatan atau cengengkah aku?

Sudah 20 tahun lebih aku tidak pernah lagi mengikuti upacara bendera seperti ini. Tiap tahun hanya menonton dari pesawat TV, tanpa ada perasaan apa-apa. Dulu sewaktu SMA, upacara semacam ini menjadi semacam peristiwa rutin, ataukah saat itu aku belum menghayati arti sebuah upacara bendera, khususnya di Hari Kemerdekaan? Aku bersyukur saat ini berkesempatan mengikuti upacara Hari Kemerdekaan RI ke-64. Banyak hal yang kudapat hari itu.  Aku semakin sadar arti sebuah pengorbanan, sebuah perjuangan. Kini saatnya kita sebagai penerus bangsa, khususnya sebagai Wanita Katolik RI,  masih harus berjuang dengan segala keterbatasan dan kemampuan yang kita miliki untuk mengisi kemerdekaan yang telah kita terima selama ini. Saatnya kita bertanya pada diri kita : apa yang sudah kita berikan kepada Wanita Katolik RI? Apa yang telah kita berikan pada bangsa dan negara ini?

Wanita Katolik RI Cab.Kab.Smg dan Ranting Ungaran bergabung dengan GOW

Wanita Katolik RI Cab.Kab.Smg dan Ranting Ungaran bergabung dengan GOW

Ayo Ibu-ibu .... Barisannya dirapikan! Malu tuh sama anak-anak di sebelah kita!

Ayo Ibu-ibu .... Barisannya dirapikan! Malu tuh sama anak-anak di sebelah kita!

Ada yang terharu, ada yang bangga, ada yang merenung : anakku ikut upacara apa bolos lagi yaaaa?

Ada yang terharu, ada yang bangga, ada yang merenung : anakku ikut upacara apa bolos lagi yaaaa?

Oleh : Niniek Pudji Asmono


Kalo Ibu-ibu ber-internet …..

29/07/2009

Tanggal 12 Juli 2009 lalu, Wanita Katolik RI Ranting Ungaran menyelenggarakan pelatihan “Internet & Website” di Aula SD/SMP Mardi Rahayu, Ungaran. Jumlah peserta yang lumayan banyak itu cukup membuat ‘dag dig dug’ Bidang Pendidikan yang punya kerja, lantaran laptop dan modem yang tersedia jumlahnya amat terbatas. Akhirnya, untuk Sesi I ini peserta harus puas memelototi apa yang sedang terjadi di layar monitor sambil berdesakan ria.

Menyimak sambil lesehan

Menyimak sambil lesehan

Satu monitor dipelototi 9 pasang mata ....

Satu monitor dipelototi 9 pasang mata ....

 

Di Sesi II, pelatihan dilaksanakan tgl.18 Juli 2009 di Laboratorium milik Fakultas Ilmu Komputer UNIKA Soegijapranata Semarang. Peserta menjadi lebih nyaman dan leluasa praktek dengan bimbingan tutor-tutor dari UNIKA.

Soto Banyubiru sudah dibuatkan blog-nya, Bu?

Soto Banyubiru sudah dibuatkan blog-nya, Bu?

Ibu, bapak dan anak-anak, sama semangatnya!

Ibu, bapak dan anak-anak, sama semangatnya!

Nyaman dan senang ..... tutornya cakep-cakep lagi!

Nyaman dan senang ..... tutornya cakep-cakep lagi!

 

Pertanyaannya : kenapa Ranting bikin pelatihan internet? Wong ya tinggalnya di kota kecil ….. kok bukan kursus memasak atau menjahit saja? Alasannya sederhana. Dengan mengerti dan memahami internet, memasak dan menjahit jadi lebih mudah. Jika ingin bisa memasak suatu jenis masakan, ibu-ibu tinggal mengetik kata kunci (keyword) di mesin pencari (Google), misalnya : RAWON, maka berbagai informasi mulai dari jenis-jenis masakan rawon sampai dengan cara membuatnya, ada di sana. Lengkap dengan petunjuk step-by-step nya. Ibu-ibu tinggal membeli bahan dan mempraktekkannya…..
Tentu bukan itu jawaban yang sesungguhnya. Di era global sekarang ini, dengan adanya berbagai kemudahan, teknologi sudah sedemikian majunya. Segala informasi bisa didapat dengan mudah dan cepat sekali. Dan anak-anak mulai dari usia dini pun langsung maupun tak langsung telah berkenalan dengan media informasi seperti TV, telpon/HP, komputer, dll. (barangkali mereka malah tidak kenal radio!). Bagi ibu-ibu yang bekerja di kantor, tentu ketrampilan menggunakan komputer dan internet sudah menjadi suatu keharusan, namun bagi mereka yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga kiranya pengetahuan inipun tak kalah penting. Kalau tidak bagi dirinya sendiri, minimal bisa dipakai sebagai sarana kontrol terhadap pendidikan anak-anaknya.

Terima kasih pada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya pelatihan ini, yang semuanya di luar target panitia. Terima kasih secara khusus dan penghargaan kami sampaikan kepada Dekan Fakultas Ilmu Komputer UNIKA Soegijapranata atas bantuan yang diberikan : Tutor-tutor (yang dengan tekun dan sabar membimbing para ibu dan anak-anaknya), Laboratorium, Sertifikat yang cantik dan tentu juga ….. oleh-olehnya!   Tuhan memberkati!

Sebagian peserta dan pengurus bersama tutor. Terima kasih, UNIKA.

Sebagian peserta dan pengurus bersama tutor. Terima kasih, UNIKA.

Bidang Pendidikan

 


Agenda Kegiatan Ranting Ungaran

16/06/2009

PERIODE JUNI – NOVEMBER 2009

1.     26 Juni 2009 :

Peringatan HUT Wanita Katolik RI ke-85.  Mengikuti acara Cabang Kab. Semarang/DPD Jateng. DPD Jakarta akan memperingati dengan misa bersama Bapa Uskup Mgr. I. Soeharyo, berbagi kasih dengan Panti Asuhan St. Thomas Jimbaran dan ziarah ke makam pendiri Ibu RA Soelastri Soejadi S.

Tempat : Gua Maria Kerep Ambarawa

 

2.     12 Juli 2009 :

Pelatihan : Pengenalan Internet & Website (1) Untuk Umum dan GRATIS

Tempat : Aula SD/SMP Mardi Rahayu, Ungaran

Waktu : 08.00 – 12.00

Nara Sumber : dari Unika Soegiyapranata

Catatan : Peminat “Internet & Website Lanjutan (2)” dapat langsung mendaftar. Tempat Pelatihan Lanjutan : Lab Unika Soegijapranata – Semarang, Sabtu 18 Juli 2009 jam 14.00 – 16.00. Peserta yang memerlukan akomodasi dapat berkumpul di Gereja Kristus Raja, paling lambat jam 13.30 untuk kemudian bersama-sama menuju Unika.

 

3.     30 Agustus 2009 :

Rekoleksi sehari. Tema : “Keluarga sebagai basis hidup iman dan tempat tumbuh kembang generasi muda kristiani.”

Tempat : Wisma Kemenangan, Ds. Lerep/Siwarak – Ungaran

Nara Sumber : Penyuluh Depag & Romo Santosa, MSF

Waktu : 08.00 – 17.00

Biaya : Rp.15.000,- / anggota

 

4.     27 September 2009 :

Peringatan HUT Wanita Katolik RI Ranting Ungaran ke-46. Talkshow bersama  Pendiri, sesepuh/tokoh senior dan mantan Ketua Ranting Ungaran dilanjutkan dengan potong tumpeng.

Tempat : Ruang Pertemuan GKR Ungaran

Waktu : 09.00 – selesai.

 

5.     06 Oktober 2009 :

Kaderisasi/Pembekalan Organisasi untuk anggota / Komisariat Lingkungan.  Keterangan selengkapnya menyusul.

 

6.     November 2009 :

Pemilihan Pengurus Komisariat Lingkungan se-Ranting Ungaran.

Waktu dan tempat : KL

 

Bidang Humas


KARTINI-AN BERSAMA GOW KAB.SEMARANG

04/06/2009
Bersamaan dengan peringatan Hari Kartini tanggal 21 April 2009 yang lalu, Wanita Katolik RI Ranting Ungaran mengirimkan 5 orang pengurus untuk hadir, bergabung dengan pengurus dan anggota dari organisasi lain yang tergabung dalam wadah GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Kab. Semarang. Acara yang dilakukan di Gedung PKK DPR Ungaran itu berlangsung sederhana,  diawali dengan menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini, dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup Ibu Kartini dan pemotongan tumpeng.
Dalam kata sambutannya, Ibu Rohani, Ketua GOW Kabupaten Semarang mengingatkan bahwa perempuan jaman sekarang harus bisa mandiri, mempunyai wawasan luas dan berani menghadapi tantangan kemajuan jaman. Perempuan menempatkan diri sebagai rekan kerja kaum laki-laki, bukan hanya sebagai pengurus rumah tangga yang memasrahkan hidup sepenuhnya kepada suami. Perempuan dan laki-laki merupakan team yang harus selalu bekerja sama dalam segala hal. 
Usai acara, para ibu yang berbusana nasional itu mengunjungi Panti Wredha “Wening Wardoyo” Ungaran, sambil menyerahkan buah tangan yang berupa peralatan mandi & kesehatan lansia dan makanan kecil yang merupakan sumbangan dari anggota organisasi wanita yang tergabung dalam GOW dan dari Dinas Kesehatan Kab. Semarang.
Sebagai informasi tambahan, Panti Wredha “Wening Wardoyo” yang kali ini menjadi sasaran baksos GOW Kab. Semarang, terletak di Jl. Ungaran No.24 – Ungaran. Panti yang tahun ini genap berusia 30 tahun ini berada dibawah lindungan Dinsos Provinsi Jawa Tengah, dihuni oleh lansia berusia 60 tahun keatas. Fasilitas yang tersedia cukup memadai : terdiri dari 14 wisma dengan nama tokoh pewayangan dilengkapi TV, poliklinik,  pakaian dan makanan yang cukup, kegiatan yang cukup beragam dan pelayanan yang  baik.
 
Potong tumpeng ...

Potong tumpeng ...

 

 

 

 

 

 

 

Sebagian ibu-ibu anggota GOW

Sebagian ibu-ibu anggota GOW

 

 

 

 

 

 

 

Memilih dan memilah sesuai jenisnya

Memilih dan memilah sesuai jenisnya

Berpose sejenak

Berpose sejenak

 

 

 

 

 

 

 

Wakil Ranting Ungaran : Ibu Sri Harto, Ibu Olfa, Ibu Sunarti, Ibu Linda Krisw dan Ibu Netty Sukamdi

Wakil Ranting Ungaran : Ibu Sri Harto, Ibu Olfa, Ibu Sunarti, Ibu Linda Krisw dan Ibu Netty Sukamdi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Reported by :  Bidang Humas Ranting Ungaran

 


WeKa CORNER

21/04/2009

weka-corner1-9mar09-new

Setelah dirintis mulai bulan Januari 2009, dan ditambah dengan pemantapan dari hasil oleh-oleh Bidang Organisasi pada Konferda (Jawa Tengah) di Klaten tanggal 21-22 Februari 2009, maka Wanita Katolik RI Ranting Ungaran pada pertemuan anggota tgl. 09 Maret 2009 secara resmi membuka “WeKa CORNER”. Warung Pojok yang dikelola oleh Bidang Usaha ini antara lain menjual makanan/minuman yang dibuat oleh anggota. Selain  itu juga menerima titipan tas-dompet/bahan pakaian/dll. untuk dijual kepada anggota. Sebagian kami pamerkan di ruang ETALASE. 

weka-corner-22mar09-new-1

WeKa CORNER buka setiap hari minggu pagi, seusai misa pagi  di Gereja Kristus Raja Ungaran. Selain itu juga pada pertemuan anggota setiap tanggal 6 (atau 9) di Ruang Pertemuan GKR, dan pada saat-saat tertentu misalnya pada pertemuan antar Ranting yang diselenggarakan oleh Cabang. Rencananya, dalam setiap kesempatan yang memungkinkan kalau bisa WeKa CORNER akan hadir. Pepatah mengatakan : di mana ada gula, di situ ada semut. Bidang Usaha mengatakan : di mana ada keramaian dan kerumunan, di situ ada WeKa CORNER …… 

 

WeKa CORNER  dibentuk dengan maksud dan tujuan :  

  1. Mencoba membuka peluang usaha. Pengurus Ranting Ungaran selama ini mengalami kesulitan dalam menghimpun dana untuk membiayai kegiatan-kegiatan. Kami sebisa mungkin menghindari segala bentuk iuran yang pada akhirnya akan memberatkan anggota.
  2. Memberdayakan pengurus dan anggota, baik mereka yang membantu berjualan, maupun mereka yang mempunyai kemampuan/keterampilan (misalnya : memasak, membuat kerajinan tangan, dll) yang ingin menjadi pemasok.
  3. Menggalakkan PPUK (Pendampingan Perempuan Usaha Kecil). Sebagai catatan, PPUK ini telah berjalan dengan baik di Ranting Bergas/Girisonta, dan ini memang menjadi salah satu motivasi Ranting Ungaran membuka WeKa CORNER. Mungkin PPUK di Ranting/Cabang lain juga sudah berjalan baik?

Setelah beberapa minggu ini berjalan, tampaknya respon pengunjung/pembeli cukup baik, dan mereka mendukung keberadaan WeKa CORNER. Penjaga warung (pengurus atau anggota bergiliran) pun makin bersemangat, meski sering bingung menghitung logistik. Semoga ini bukan eforia sesaat, alias hangat-hangat tahi ayam.

Oya, ibu-ibu …. Romo Suhartana berpesan, jangan terlalu keasyikan berdagang ya, nanti bisa-bisa kita lupa dengan tujuan awalnya!  

 


Kegiatan triwulan pertama 2009

24/03/2009

Selain kegiatan pertemuan rutin anggota Wanita Katolik RI DPR Ungaran yang diadakan setiap tanggal 6 atau 9 (jika tanggal 6 jatuh hari sabtu atau minggu maka pertemuan diundur tgl 9), berikut adalah kegiatan khusus yang menyangkut Ranting Ungaran :

1.  Mengikuti Misa Semesteran yang diselenggarakan oleh Wanita Katolik RI Dewan Pengurus Cabang Kab. Semarang, tanggal 18 Januari  2009.

  • Diikuti oleh anggota/pengurus tingkat Cabang dan Ranting.
  • Ranting Ungaran diwakili oleh 6 orang : Ibu Wied Yosef, ibu Yati Andi W, Ibu Catarina, Ibu Linda Kriswandaru, Ibu Erna Robert dan Ibu Sugiyono.
  • Pointer dari Rm Abdi, Pr : Bagaimana Wanita Katolik RI di mata umat katolik? Wanita Katolik RI  harus sabar dan berani menjawab persoalan yang ada; harus berani bertanya sampai mendapat kebenaran. Wanita Katolik RI hendaknya memuliakan tubuhnya : mata, mulut, tangan, pikiran … untuk Tuhan, namun janganlah menuntut ingin terlalu sempurna. Wanita Katolik RI hendaknya “mencuri” rahmat, maksudnya : dengan keterbatasan kita ternyata kita bisa berbuat sesuatu, maka seandainya kita diberi kelebihan hendaknya kita juga bisa berbuat lebih banyak lagi untuk kebaikan.

 

Misa Semesteran di Gereja Bawen 18 Jan 2009

Misa Semesteran di Gereja Bawen 18 Jan 2009

 

Romo Abdi, Pr : "Wanita Katolik RI memuliakan tubuhnya."

Romo Abdi, Pr : "Wanita Katolik RI memuliakan tubuhnya."

 

Wakil Ranting Ungaran : Ibu Katrin - Ibu Sugiyono - Ibu Erna Robert - (depan) Ibu Kriswandaru, Ibu Yati Andi

Wakil Ranting Ungaran : Ibu Katrin - Ibu Sugiyono - Ibu Erna Robert - (depan) Ibu Kriswandaru, Ibu Yati Andi

 

 

2.  Pembekalan  HAK (Hubungan antar Agama dan Kepercaya-an) regio Jawa dan pendidikan politik bagi kaun muda, oleh Komisi HAK Keuskupan Agung Semarang, yang diselenggarakan tanggal 17-19 Februari 2009 di Wisma Nazaret (Karang Panas) Semarang. Wanita Katolik RI Ranting Ungaran diwakili oleh Ketua Bidang Humas Ibu F. Linda Kriswandaru.

Pointers :  

  • Pastikan diri anda terdaftar secara sah.
  • Kenali jati diri, track record calon legislatif.
  • Pilih orang-orang yang memiliki integritas moral tinggi, dapat dipercaya untuk memimpin negara dan menjalankan pemerintahan demi kesejahteraan umum, bukan untuk kepentingan diri sendiri atau partai.
  • Memilih dan tidak memilih adalah hak tetapi dengan memilih kita ikut menentukan masa depan bangsa.
  • Tolak politik kotor (yang kompromi dengan suap dan sogok).
  • Uji dengan kritis parpol yang menggunakan simbol dan etnis & agama. Penggunaan simbol agama tidak secara otomatis mewakili nilai luhur agama.
  • Memilih secara mandiri berdasarkan hati nurani. Bukan uang, tetapi suara hatilah yang menentukan pilihan kita.
  • Hindari kekerasan dalam bentuk apapun.

 

 

3.  Rapat Berkala Wanita Katolik DPC Kab. Semarang tanggal 22 Maret 2009 di Bawen.

Agenda :  Sambutan Ketua Cabang Ibu Anna Hermawati Pudja, Selayang Pandang oleh Ibu M. Tatiek Ramelan, Sosialisasi Pemilu tahun 2009 oleh KP4AS Semarang/Rm R. Sugihartanto, Pr (menggantikan Bpk. Andreas Pandiangan dari KPU), Mensikapi Pemilu oleh Rm A. Suryawasita, SJ,  Sosialisasi Hasil Konggres XVIII di Bali oleh Ketua Bid. Organisasi Ibu C. Niniek Pudji Asmono, Program Kerja Wanita Katolik RI DPC Kab. Semarang, dan Tehnik Komunikasi dalam Organisasi  oleh Wakil Ketua Cabang Ibu L. Saodah Sumardi.

Pengurus Cabang, ki-ka : Sekretaris Ibu Tatiek Ramelan, Ketua Ibu Anna Pudja, Wakil Ketua Ibu Saodah Sumardi, Subbid Kerohanian Ibu Rusmini Sugita.

Pengurus Cabang, ki-ka : Sekretaris Ibu Tatiek Ramelan, Ketua Ibu Anna Pudja, Wakil Ketua Ibu Saodah Sumardi, Subbid Kerohanian Ibu Rusmini Sugita.

 

Romo R. Sugihartanto Pr dari KP4As menyampaikan Sosialisasi Pemilu menggantikan Pak Andreas Pandiangan dari KPU

Romo R. Sugihartanto Pr dari KP4As menyampaikan Sosialisasi Pemilu menggantikan Pak Andreas Pandiangan dari KPU

 

Sebagian perserta Rapat Berkala 22 Maret 2009

Sebagian perserta Rapat Berkala 22 Maret 2009

 

Ibu Saodah menyampaikan : Teknik Berkomunikasi dan Memimpin Rapat yang Efektif; Ibu Niniek Pudji menyampaikan Sosialisasi Hasil Kongres XVIII

Ibu Saodah menyampaikan : Teknik Berkomunikasi dan Memimpin Rapat yang Efektif; Ibu Niniek Pudji menyampaikan Sosialisasi Hasil Kongres XVIII

 

Sebagian Pengurus Cabang dan Ranting bersama Moderator Cab Kab Semarang Romo Suryawasita SJ

Sebagian Pengurus Cabang dan Ranting bersama Moderator Cab Kab Semarang Romo Suryawasita SJ


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.