SAFARI ROSARIO DAN ANJANGSANA KE WILKER

28/06/2010

Bulan Mei dan Oktober selalu terasa istimewa. Bulan-bulan ini merupakan bulan adorasi dan penghormatan pada bunda teladan kita Bunda Maria, dan biasanya selain diisi dengan doa rosario juga banyak diadakan ziarah ke gua maria.

Pada bulan Mei lalu,  Ranting Ungaran melakukan Safari Rosario ke Wilayah Kerja (Wilker) yang ada di Ranting Ungaran. Meski tidak semua  Wilker dapat dikunjungi karena keterbatasan pengurus dan ada beberapa Wilker yang mengadakan pertemuan pada waktu yang bersamaan, namun kiranya tidak mengurangi kegembiraan dan kebersamaan yang tercipta. Pada kesempatan yang baik ini, selain dapat berdoa rosario bersama seluruh anggota Wilker, pengurus Ranting juga dapat melihat secara langsung suasana pertemuan. Kerinduan untuk berjumpa, untuk dikunjungi dan mengunjungi pun lepas sudah.

Foto-foto sebagian Wilker dapat dilihat pada album foto  di sini. (Wkriungaran on FB)

 


46th WANITA KATOLIK RI RANTING UNGARAN

13/10/2009

Peringatan HUT Wanita Katolik RI Ranting Ungaran ke-46 diawali dengan kunjungan kepada tokoh pendiri/perintis, senior dan mantan ketua Ranting (pada masanya : Cabang) Ungaran. Para Pengurus Ranting mengunjungi Ibu Hien Darsono, Ibu Basuki, Ibu A. Fransiska Sri Muryani (Ibu Ani), Ibu MS. Henny Sadewa, Ibu Imma Sugeng Lestari, Ibu N. Putu Yossiadi, Ibu Hesty Suhendro, Ibu Suwardi dan Ibu Corry Frederick. Kunjungan dilakukan dalam 4 hari (sore).

Bertepatan dengan hari-H, yaitu tgl 27 September 2009, para Tamu Undangan Ranting Ungaran mengikuti misa kudus bersama umat Paroki Ungaran, dengan ujub Syukur atas HUT ke-46 Wanita Katolik RI Ranting Ungaran. Misa yang dipimpin oleh Rm. P. Supriya, Pr berlangsung dengan hidmat. Dalam homilinya, Romo mengingatkan agar kita tidak bersikap seperti ‘kepiting’. Kepiting2 yang ada di baskom/ember biasanya akan menarik kepiting lain yang ingin keluar dari baskom, sehingga tidak ada yang bisa keluar dan akhirnya semua kepiting akan tetap berada di tempat yang sama. ‘Sifat kepiting’ maksudnya tidak senang dengan kemajuan orang lain, ingin keseragaman dan anti perubahan.

Usai misa, acara dilanjutkan dengan peringatan ulangtahun di ruang pertemuan. Setelah beberapa sambutan dan kudapan jajan pasar, acara yang dihadiri oleh a.l. Romo Penasehat Rohani Rm. St. Suhartana, Pr dan Bpk. Th. Sudikir dari Dewan Paroki Ungaran, Ketua Wanita Katolik RI Cabang Kab. Semarang beserta Ketua Ranting se-Kab. Semarang, Para Tokoh/Pendiri/Perintis & Mantan Ketua Ranting Ungaran, Pengurus Ranting Ungaran dan Wakil dari Komisariat Lingkungan ini menjadi semakin semarak karena adanya Talkshow yang dipandu oleh Ibu Sri Wahyuni Totok. Gaya dan semangat pemandu acara yang menarik membuat para ibu tak malu-malu bertepuk, bernyanyi bahkan menari gembira. Di sela acara, ditayangkan hasil wawancara dengan salah satu mantan Ketua Ranting Ungaran Ibu Natalia Putu Yossiadi, yang terpaksa tidak dapat hadir karena kesehatan beliau. Dalam acara bincang-bincang tersebut, ibu-ibu senior dengan bersemangat membagi pengalaman dan suka-duka menjadi pengurus pada masanya, sementara ibu-ibu yunior diharapkan dapat memetik dan menimba kebaikan dari pengalaman2 tersebut. Kiranya ini sesuai sekali dengan tema HUT kali ini : “Menghidupi Keberadaan Wanita Katolik RI Dengan Inspirasi dari Semangat dan Perjuangan Para Perintis dan Senior”. Dirgahayu Wanita Katolik RI Ranting Ungaran!

Senior, Mantan Ketua n Ketua 2009. Ki-ka : Ibu Wied Yosef, Ibu Hesty Suhendro, Ibu Imma Sugeng Lestari, Ibu Hien Darsono, Ibu Corry Frederick, Ibu Henny Sadewa, Ibu Suwardi, Ibu Ani, Ibu Sugiyono dan Ibu Ari Siswanto.

Senior, Mantan Ketua n Ketua 2009. Ki-ka : Ibu Wied Yosef, Ibu Hesty Suhendro, Ibu Imma Sugeng Lestari, Ibu Hien Darsono, Ibu Corry Frederick, Ibu Henny Sadewa, Ibu Suwardi, Ibu Ani, Ibu Sugiyono dan Ibu Ari Siswanto.

Ibu Natalia Putu Yossiadi, Ketua Ranting Ungaran Periode 1997-2000 dan 2000-2003. Tidak hadir dalam Talkshow HUT karena kondisi kesehatan. Kirim salam hangat untuk seluruh anggota Ranting Ungaran. We missed you, Bu Yossi ....

Ibu Natalia Putu Yossiadi, Ketua Ranting Ungaran Periode 1997-2000 dan 2000-2003. Tidak hadir dalam Talkshow HUT karena kondisi kesehatan. Kirim salam hangat untuk seluruh anggota Ranting Ungaran. We missed you, Bu Yossi ....

Pendiri/Perintis : Ibu Ani - Ibu Corry - Ibu Hien bersama Rm Priya, Pr

Pendiri/Perintis : Ibu Ani - Ibu Corry - Ibu Hien bersama Rm Priya, Pr

Di antara tamu undangan, hadir Penasehat Rohani Ranting Ungaran Rm. St. Suhartana, Pr dan Bpk. Th. Sudikir dari Dewan Paroki Ungaran

Di antara tamu undangan, hadir Penasehat Rohani Ranting Ungaran Rm. St. Suhartana, Pr dan Bpk. Th. Sudikir dari Dewan Paroki Ungaran

WKRI Ungaran dari masa ke masa. Kenangan dibuang sayang ...

WKRI Ungaran dari masa ke masa. Kenangan dibuang sayang ...

TUMPENG UNTUK BU CORRY FREDERICK

TUMPENG UNTUK BU CORRY FREDERICK

Ibu M. Sri Wahyuni Totok S, sang pemandu talkshow. Usai acara langsung dapat job mc ulangtahun. Laris maniiiiis .....

Ibu M. Sri Wahyuni Totok S, sang pemandu talkshow. Usai acara langsung dapat job mc ulangtahun. Laris maniiiiis .....

Ibu Niniek Pudji Asmono dan Bp. Pudji Asmono. Pemilik ide brilliant dan sutradara Talkshow HUT yang luar biasa ini, tentunya didukung kerja keras semua pengurus Ranting. Semoga tidak kapok, tahun depan bikin apalagi gitu ....

Ibu Niniek Pudji Asmono dan Bp. Pudji Asmono. Pemilik ide brilliant dan sutradara Talkshow HUT yang luar biasa ini, tentunya didukung kerja keras semua pengurus Ranting. Semoga tidak kapok, tahun depan bikin apalagi gitu ....


PASAR MURAH WKRI

07/09/2009

Wanita Katolik RI Ranting Ungaran ikut membuka stan di “Pasar Murah WKRI” yang diselenggarakan oleh Wanita Katolik RI Ranting Banyumanik. Pasar murah dalam rangka berpartisipasi menyambut lebaran ini diadakan tanggal 05-06 September 2009, mengambil tema WKRI Bergandengan Tangan, Lebaranmu Lebaranku, di mana WKRI Ranting Banyumanik menjual sembako dengan harga sangat murah. Stan-stan pun disewakan untuk anggota maupun umum. Ranting Ungaran pun ikut memeriahkan dengan membuka stan dan mengusung Weka Corner ke Banyumanik, mempromosikan produk andalan Ungaran : sayur organik, sirup jahe, aneka kripik (tempe/tahu/keladi/gembus, dll), teh/kopi, madu, tahu serasi. Tersedia pula lauk untuk berbuka puasa : orak-arik peda, bandeng bumbu bali/acar, ayam bakar dan gado-gado 74. Juga menjual aneka mangkuk/piring/tea-set/dinner-set dan toples dengan harga terjangkau.  Bagi Ranting Ungaran ini merupakan media belajar, siapa tahu nanti bisa bikin juga di Ungaran …..

Parangtritis Tanjung kimpul ..... Dagangan habis duit ngumpul!

Parangtritis Tanjung kimpul ..... Dagangan habis duit ngumpul!

Silahkan diborong sayurannya ibu-ibu, tanpa pestisida ... segar, bikin sehat dan murah meriah!

Silahkan diborong sayurannya ibu-ibu, tanpa pestisida ... segar, bikin sehat dan murah meriah!

Yang belanja di atas Rp.50.000 di Weka Corner dapat bonus foto gratis hehehe ....

Yang belanja di atas Rp.50.000 di Weka Corner dapat bonus foto gratis hehehe ....

Pakne, ini apa to? Katanya pengharum ruangan .... tapi kok kayak pete yooo? Coba, Pak .... tak teliti dulu.

Pakne, ini apa to? Katanya pengharum ruangan .... tapi kok kayak pete yooo? Coba, Pak .... tak teliti dulu.

Anaknya ikut berjualan, bu?

Anaknya ikut berjualan, bu?


REKOLEKSI SEHARI DI LEMBAH KEMENANGAN

31/08/2009

Pada tanggal 30 Agustus 2009 Wanita Katolik RI Dewan Pengurus Ranting Ungaran mengadakan rekoleksi bagi umat katolik di Paroki Ungaran. Lokasi yang dipilih adalah Lembah Kemenangan, Siwarak – desa Lerep, Ungaran. Rekoleksi mengambil tema “Keluarga adalah basis hidup iman dan tempat tumbuh kembang generasi muda kristiani”. Tema ini sengaja dipilih dikaitkan dengan tahun 2009 yang merupakan tahun kaum muda. Rekoleksi yang dihadiri  142  orang ini (sebagian besar kaum ibu, sebagian kecil para bapak & remaja) dipandu oleh 2 nara sumber, yaitu Bapak Antonius Andi Wasianto dari Penyuluhan Agama Katolik DepAg Kab. Ungaran dan Romo Santosa, MSF.

Materi dan cara nara sumber membawakannya yang sangat menarik, ditambah suasana tempat yang sepi, alam yang indah dan asri, sangat mendukung suasana doa dan rekoleksi kali ini. Meski cukup padat, 3 sesi disela rehat dan makan siang dan ditutup dengan Misa, peserta tidak merasa lelah, sebaliknya merasa ada sukacita dan mendapat sesuatu yang amat berarti, ada rasa peduli dan saling berbagi cinta kasih dengan sesama.

Dari hasil angket yang disediakan panitia, semua peserta merasakan manfaat rekoleksi ini dan puas dengan sesi-sesi yang diagendakan. Sebagian besar meminta untuk di adakan lagi dengan tema yang berbeda, kalau perlu menginap. Terasa sekali adanya kerinduan, kehausan akan pengetahuan dan wawasan yang kiranya berguna bagi diri sendiri, pasangan hidup, anak-anak, keluarga, masyarakat dan Gereja.  Waduuuuh, bapak-bapak/ibu-ibu ini!  Sabar yaaaa, lain kali kita bikin yang lebih oke lagi!

Lokasi rekoleksi yang sejuk dan asri

Lokasi rekoleksi yang sejuk dan asri

Bpk. Antonius Andi Wasianto, salah satu nara sumber.

Bpk. Antonius Andi Wasianto, salah satu nara sumber.

Romo Santosa, MSF

Romo Santosa, MSF

Kaum muda adalah tanggung jawab orang tua ....

Kaum muda adalah tanggung jawab orang tua ....

Sebagian peserta rekoleksi

Sebagian peserta rekoleksi

Ini sebagian lagi. Kok banyak ibu-ibunya ya ... bukan karena penyelenggaranya para ibu kan?

Ini sebagian lagi. Kok banyak ibu-ibunya ya ... bukan karena penyelenggaranya para ibu kan?

Horeeee .... dapat doorprize buku. Pak Untung Supangkat, terpujilah engkau di antara wanita

Horeeee .... dapat doorprize buku. Pak Untung Supangkat, terpujilah engkau di antara wanita

Romo Santosa, MSF bersama sebagian penyelenggara rekoleksi

Romo Santosa, MSF bersama sebagian penyelenggara rekoleksi

Sukses rekoleksi tak lepas dari peran ISPI (Ikatan Suami Pendukung Isteri). Ki-ka : Pak Sukamdi, Pak Totok, Pak Pudji Asmono -Ketua-, Pak Budi Rahayu dan Pak Yosef Kris Gitomartojo. Anggota lainnya pada ngumpet di mana ya?

Sukses rekoleksi tak lepas dari peran ISPI (Ikatan Suami Pendukung Isteri). Ki-ka : Pak Sukamdi, Pak Totok, Pak Pudji Asmono -Ketua-, Pak Budi Rahayu dan Pak Yosef Kris Gitomartojo. Anggota lainnya pada ngumpet di mana ya?

Dilaporkan oleh : Subbid Kerohanian


Ketika Sang Merah Putih berkibar …

22/08/2009

Saat menerima undangan untuk mengikuti Upacara Bendera 17 Agustus 2009 mewakili Wanita Katolik RI Ranting Ungaran, dan bergabung dengan GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Kab. Semarang, aku sudah hampir menolak. Terus terang, takut kepanasan dan kulit jadi gosong (meski sudah gosong dari sananya!). Akhirnya aku berangkat juga bersama 5 orang ibu dari Cabang Kab. Semarang dan Ranting Ungaran, berbaris bersama Kelompok Ibu-ibu PKK dan GOW. Di sebelah kiri barisan kami ada Ibu-ibu Darma Wanita disambung barisan Ibu-ibu Bayangkari, sedangkan di sebelah kanan kami berbaris para wakil dari beberapa Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta dan para pelajar SLTP/SLTA.

Suasana berbeda mulai terbangun saat upacara di Stadion Wujil Ungaran ini dimulai. Hati tiba-tiba tergetar saat pasukan pengibar bendera berbaris rapi dan mempersiapkan Bendera Merah Putih untuk dikibarkan. Terdengar aba-aba penghormatan. Dan saat lagu kebangsaan Indonesia Raya mulai berkumandang mengiringi naiknya Sang Merah Putih, aku disergap rasa haru yang teramat sangat!

Indonesia Tanah airku, tanah tumpah darahku. Di sanalah aku berdiri jadi pandu Ibuku …..

Air mata tiba-tiba mengalir membasahi pipiku, sementara mataku mengikuti Sang Merah Putih berkibar dengan gagah ke angkasa. Sudahkah Indonesia benar-benar merdeka? 64 tahun sudah berlalu, tetapi kini hidup semakin menyesakkan dada. Sandang pangan semakin hari semakin susah dijangkau rakyat kecil. Masih banyak orang yang tidak memiliki tempat tinggal yang layak! Negara yang kaya raya dengan hasil alam melimpah, namun sebagian besar rakyatnya hidup miskin!

Indonesia kebangsaanku, bangsa dan tanah airku. Marilah kita berseru, Indonesia bersatu!

Sudahkah rakyat Indonesia bersatu? Sudahkan bangsa Indonesia benar-benar merdeka? Kita dilecehkan oleh negara tetangga, warga kita diejek, dipermalukan, disiksa, hasil seni-budayanya dirampok …. Kenapa bangsa kita masih menderita? Lihatlah, Sang Merah Putih berkibar-kibar dengan gagah, tetapi kita sendiri belum bisa berdiri gagah dan bangga dengan negara kita!

Hiduplah tanahku, hiduplah negriku, bangsaku, rakyatku, semuanya ….  Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya!

Tak terasa air mata terus menggenang di mataku. Kemerdekaan yang direbut dengan susah payah oleh Pejuang kita, masihkah ada artinya…. Besarnya pengorbanan, keikhlasan dan  perjuangan mereka yang dengan rela telah mengorbankan nyawa untuk meraih sebuah kemerdekaan,  kenyataannya tidak semua mereka dapat menikmatinya. Dulu para pahlawan berjuang tanpa mengharap imbalan apapun demi meraih kemerdekaan, merebut kembali harga diri sebuah bangsa. Kini, segelintir warga negara hidup dengan bergelimang harta, sementara banyak saudara-saudara kita masih berjuang mengais rejeki, berjuang mencari sesuap nasi, berjuang untuk bisa bersekolah. Di mana keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia?

Semakin tak bisa aku membendung air mata. Ini sebuah penghayatan atau cengengkah aku?

Sudah 20 tahun lebih aku tidak pernah lagi mengikuti upacara bendera seperti ini. Tiap tahun hanya menonton dari pesawat TV, tanpa ada perasaan apa-apa. Dulu sewaktu SMA, upacara semacam ini menjadi semacam peristiwa rutin, ataukah saat itu aku belum menghayati arti sebuah upacara bendera, khususnya di Hari Kemerdekaan? Aku bersyukur saat ini berkesempatan mengikuti upacara Hari Kemerdekaan RI ke-64. Banyak hal yang kudapat hari itu.  Aku semakin sadar arti sebuah pengorbanan, sebuah perjuangan. Kini saatnya kita sebagai penerus bangsa, khususnya sebagai Wanita Katolik RI,  masih harus berjuang dengan segala keterbatasan dan kemampuan yang kita miliki untuk mengisi kemerdekaan yang telah kita terima selama ini. Saatnya kita bertanya pada diri kita : apa yang sudah kita berikan kepada Wanita Katolik RI? Apa yang telah kita berikan pada bangsa dan negara ini?

Wanita Katolik RI Cab.Kab.Smg dan Ranting Ungaran bergabung dengan GOW

Wanita Katolik RI Cab.Kab.Smg dan Ranting Ungaran bergabung dengan GOW

Ayo Ibu-ibu .... Barisannya dirapikan! Malu tuh sama anak-anak di sebelah kita!

Ayo Ibu-ibu .... Barisannya dirapikan! Malu tuh sama anak-anak di sebelah kita!

Ada yang terharu, ada yang bangga, ada yang merenung : anakku ikut upacara apa bolos lagi yaaaa?

Ada yang terharu, ada yang bangga, ada yang merenung : anakku ikut upacara apa bolos lagi yaaaa?

Oleh : Niniek Pudji Asmono


Kalo Ibu-ibu ber-internet …..

29/07/2009

Tanggal 12 Juli 2009 lalu, Wanita Katolik RI Ranting Ungaran menyelenggarakan pelatihan “Internet & Website” di Aula SD/SMP Mardi Rahayu, Ungaran. Jumlah peserta yang lumayan banyak itu cukup membuat ‘dag dig dug’ Bidang Pendidikan yang punya kerja, lantaran laptop dan modem yang tersedia jumlahnya amat terbatas. Akhirnya, untuk Sesi I ini peserta harus puas memelototi apa yang sedang terjadi di layar monitor sambil berdesakan ria.

Menyimak sambil lesehan

Menyimak sambil lesehan

Satu monitor dipelototi 9 pasang mata ....

Satu monitor dipelototi 9 pasang mata ....

 

Di Sesi II, pelatihan dilaksanakan tgl.18 Juli 2009 di Laboratorium milik Fakultas Ilmu Komputer UNIKA Soegijapranata Semarang. Peserta menjadi lebih nyaman dan leluasa praktek dengan bimbingan tutor-tutor dari UNIKA.

Soto Banyubiru sudah dibuatkan blog-nya, Bu?

Soto Banyubiru sudah dibuatkan blog-nya, Bu?

Ibu, bapak dan anak-anak, sama semangatnya!

Ibu, bapak dan anak-anak, sama semangatnya!

Nyaman dan senang ..... tutornya cakep-cakep lagi!

Nyaman dan senang ..... tutornya cakep-cakep lagi!

 

Pertanyaannya : kenapa Ranting bikin pelatihan internet? Wong ya tinggalnya di kota kecil ….. kok bukan kursus memasak atau menjahit saja? Alasannya sederhana. Dengan mengerti dan memahami internet, memasak dan menjahit jadi lebih mudah. Jika ingin bisa memasak suatu jenis masakan, ibu-ibu tinggal mengetik kata kunci (keyword) di mesin pencari (Google), misalnya : RAWON, maka berbagai informasi mulai dari jenis-jenis masakan rawon sampai dengan cara membuatnya, ada di sana. Lengkap dengan petunjuk step-by-step nya. Ibu-ibu tinggal membeli bahan dan mempraktekkannya…..
Tentu bukan itu jawaban yang sesungguhnya. Di era global sekarang ini, dengan adanya berbagai kemudahan, teknologi sudah sedemikian majunya. Segala informasi bisa didapat dengan mudah dan cepat sekali. Dan anak-anak mulai dari usia dini pun langsung maupun tak langsung telah berkenalan dengan media informasi seperti TV, telpon/HP, komputer, dll. (barangkali mereka malah tidak kenal radio!). Bagi ibu-ibu yang bekerja di kantor, tentu ketrampilan menggunakan komputer dan internet sudah menjadi suatu keharusan, namun bagi mereka yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga kiranya pengetahuan inipun tak kalah penting. Kalau tidak bagi dirinya sendiri, minimal bisa dipakai sebagai sarana kontrol terhadap pendidikan anak-anaknya.

Terima kasih pada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya pelatihan ini, yang semuanya di luar target panitia. Terima kasih secara khusus dan penghargaan kami sampaikan kepada Dekan Fakultas Ilmu Komputer UNIKA Soegijapranata atas bantuan yang diberikan : Tutor-tutor (yang dengan tekun dan sabar membimbing para ibu dan anak-anaknya), Laboratorium, Sertifikat yang cantik dan tentu juga ….. oleh-olehnya!   Tuhan memberkati!

Sebagian peserta dan pengurus bersama tutor. Terima kasih, UNIKA.

Sebagian peserta dan pengurus bersama tutor. Terima kasih, UNIKA.

Bidang Pendidikan

 


Agenda Kegiatan Ranting Ungaran

16/06/2009

PERIODE JUNI – NOVEMBER 2009

1.     26 Juni 2009 :

Peringatan HUT Wanita Katolik RI ke-85.  Mengikuti acara Cabang Kab. Semarang/DPD Jateng. DPD Jakarta akan memperingati dengan misa bersama Bapa Uskup Mgr. I. Soeharyo, berbagi kasih dengan Panti Asuhan St. Thomas Jimbaran dan ziarah ke makam pendiri Ibu RA Soelastri Soejadi S.

Tempat : Gua Maria Kerep Ambarawa

 

2.     12 Juli 2009 :

Pelatihan : Pengenalan Internet & Website (1) Untuk Umum dan GRATIS

Tempat : Aula SD/SMP Mardi Rahayu, Ungaran

Waktu : 08.00 – 12.00

Nara Sumber : dari Unika Soegiyapranata

Catatan : Peminat “Internet & Website Lanjutan (2)” dapat langsung mendaftar. Tempat Pelatihan Lanjutan : Lab Unika Soegijapranata – Semarang, Sabtu 18 Juli 2009 jam 14.00 – 16.00. Peserta yang memerlukan akomodasi dapat berkumpul di Gereja Kristus Raja, paling lambat jam 13.30 untuk kemudian bersama-sama menuju Unika.

 

3.     30 Agustus 2009 :

Rekoleksi sehari. Tema : “Keluarga sebagai basis hidup iman dan tempat tumbuh kembang generasi muda kristiani.”

Tempat : Wisma Kemenangan, Ds. Lerep/Siwarak – Ungaran

Nara Sumber : Penyuluh Depag & Romo Santosa, MSF

Waktu : 08.00 – 17.00

Biaya : Rp.15.000,- / anggota

 

4.     27 September 2009 :

Peringatan HUT Wanita Katolik RI Ranting Ungaran ke-46. Talkshow bersama  Pendiri, sesepuh/tokoh senior dan mantan Ketua Ranting Ungaran dilanjutkan dengan potong tumpeng.

Tempat : Ruang Pertemuan GKR Ungaran

Waktu : 09.00 – selesai.

 

5.     06 Oktober 2009 :

Kaderisasi/Pembekalan Organisasi untuk anggota / Komisariat Lingkungan.  Keterangan selengkapnya menyusul.

 

6.     November 2009 :

Pemilihan Pengurus Komisariat Lingkungan se-Ranting Ungaran.

Waktu dan tempat : KL

 

Bidang Humas


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.