Wanita Katolik RI, pendiri, konferensi dan kongres

 

logo-wkri4WANITA KATOLIK REPUBLIK INDONESIA

 

PENDIRI               

R.Ay. Maria Soelastri Soejadi Darmosepoetro Sasraningrat

dengan dukungan Romo Henri van Driessche, SJ

Tanggal :  26 Juni 1924 di Yogyakarta.

 

Susunan Pengurus I sebagai berikut :

Ketua           :  Ibu RA. C. Hardjodiningrat

Penulis         :  Ibu Th. Soebirah Hardjosoebroto

Bendahara    :  Ibu Th. C. Moerdoatmodjo

 

 

KONFERENSI

1930  : Konferensi I di Yogyakarta

           – Nama perkumpulan : POESARA WANITA  KATOLIK

           – Sudah mempunyai Anggaran Dasar (AD)

1934 : Konferensi II di Solo

          – Nama organisasi : PANGREH AGENG WANITA

            KATOLIK

1936 : Mengikuti Kongres Wanita Katolik sedunia di Brussel,

           dipimpin oleh Ibu B. Kwari Sosrosoemarto

1937 : Konferensi III di Yogyakarta

1938 : Konferensi IV di Muntilan

1940 : Konferensi V di Muntilan

          – Pada jaman Jepang semua organisasi dilarang,  

            kecuali FUJINKAI.

          – Setelah proklamasi, atas anjuran 

            Mgr.A.Soegijapranata SJ., Wanita Katolik bangkit

            lagi sebagai organisasi yang mandiri.

   1949 : Setelah Kongres Umat Katolik se Indonesia (KUKSI)

              Ibu Kwari membentuk Panitia Persiapan 

              menghidupkan organisasi Wanita Katolik di seluruh 

              Indonesia.

1950  : Konferensi VI di Yogyakarta dibentuk.

            Pengurus Pusat dipimpin Ibu Kwari Sosrosoemarto.

            Konferensi menetapkan ‘SANTA ANNA’ sebagai

            Pelindung Wanita Katolik RI.

            Saat itu sudah memiliki 52 Cabang.

 

 

 

KONGRES

1952  :  Kongres I di Surakarta, Wanita Katolik RI mendapat

            status Badan Hukum dari Departemen Kehakiman

            dengan No. J.A 5/23-8 tgl. 5 Februari 1952, 

            berlaku untuk seluruh Indonesia.

            Ditetapkan juga :

            –  Vandel Organisasi

            –  Menyempurnakan AD/ART

            –  Menyusun program kerja

1954  :  Kongres II di Jakarta

            Menetapkan kedudukan Dewan Pimpinan Pusat

            berlokasi di Jakarta.

1956  :  Kongres III di Malang

1959  :  Kongres IV di Yogyakarta

1960  :  Kongres V di Surabaya

1961  :  Kongres VI di Bandung

1965  :  Kongres VII di Semarang

            – Dalam Kongres ini Pancasila dicantumkan dalam

              Anggaran Dasar (AD)

            – Pembentukan Yayasan Dharma Ibu untuk

              penanganan masalah  Pendidikan & Kesehatan

1967  :  Kongres VIII di Jakarta

1970  :  Kongres IX di Jakarta

1974  :  Kongres X di Yogyakarta

1978  :  Kongres XI di Jakarta

1981  :  Kongres XII di Bandung

1984  :  Kongres XIII di Surabaya

            – Mencantumkan Solidaritas & Subsidiaritas sebagai

              pengembangan organisasi

            – Mencantumkan Pancasila sebagai Dasar

              Organisasi

1987  :  Kongres XIV di Jakarta

             – Masa bakti DPP & DPD dari 4 tahun menjadi 5  

               tahun

             – Pemantapan Yayasan Dharma Ibu

1993  :  Kongres XV di Yogyakarta

            Menghasilkan Pembaharuan & Penyempurnaan

            a.l:  tentang wilayah kerja Wanita Katolik RI

            menurut Struktur Pemerintahan.

         Dewan Pengurus Pusat (DPP) – Tk. Nasional

         Dewan Pengurus Daerah (DPD) – Tk. Prop./Keuskupan

         Dewan Pengurus Cabang (DPC) – Tk. Kab. /Kotamadia

1999  :  Kongres Luar Biasa XVI, Februari 1999 di Caringin

            Bogor.

2004  :  Kongres XVII di Jakarta

2008  :  Kongres XVIII di Bali, bulan Nopember                    

 

Iklan

One Response to Wanita Katolik RI, pendiri, konferensi dan kongres

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: